SIDOARJO, 25 JULI 2026, Aula Mas Mansyur GKB 2 Lantai 5 Kampus 1 Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (UMSIDA) menjadi saksi hangatnya perhelatan Puncak Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) yang diselenggarakan oleh Pimpinan Wilayah ‘Aisyiyah (PWA) Jawa Timur.
Mengusung tema besar “Anak Indonesia Bahagia, Indonesia Kuat!” serta tagline “Stop Kekerasan terhadap Anak! Dengarkan suara anak, wujudkan generasi berkemajuan!”, acara ini mempertegas pentingnya perlindungan dan pemuliaan hak anak bagi masa depan bangsa.
Alhamdulillah Pimpinan Daerah Aisyiyah Kota Malang bersama IGABA Kota Malang berkesempatan untuk hadir ke acara luar biasa tersebut. Ikuti rangkaian acaranya sebagai berikut yuk!

Tegaskan Komitmen Stop Kekerasan dan Wujudkan Generasi Berkemajuan
Rangkaian acara diawali dengan laporan dari Sekretaris PWA Jatim sekaligus Ketua Panitia, Dr. Nur Mukarrohmah, S.K.M., M.Kes. Dalam laporannya, beliau menekankan bahwa HAN bukanlah sekadar agenda seremonial tahunan, melainkan pengingat kolektif bagi seluruh elemen masyarakat untuk menciptakan lingkungan yang aman, inklusif, dan ramah anak.
Tuan rumah acara, Rektor UMSIDA Dr. Hidayatulloh, M.Si., menyampaikan apresiasi tinggi atas kepercayaan PWA Jatim yang menjadikan UMSIDA sebagai pusat kegiatan strategis ini. Beliau menegaskan bahwa perguruan tinggi Muhammadiyah siap terus berkolaborasi mengawal pendidikan berkarakter sejak usia dini.
Sementara itu, Ketua PWA Jawa Timur, Dra. Rukmini Amar, M.AP., menggarisbawahi peran ‘Aisyiyah sebagai gerakan perempuan yang konsisten dalam isu kepengasuhan dan perlindungan anak berbasis nilai-nilai Islam berkemajuan. Gayung bersambut, Wakil Gubernur Jawa Timur, Dr. H. Emil Elestianto Dardak, B.Bus., M.Sc., turut hadir dan memberikan apresiasi atas sinergi nyata antara Pemprov Jatim dan ‘Aisyiyah dalam mewujudkan kebijakan publik yang berpihak pada kesejahteraan anak.

Sesi Pemateri : Pandangan Komprehensif Perlindungan Anak
Puncak acara diisi dengan pemaparan materi berbobot dari para pakar dan pemangku kebijakan:
-
Prof. Dr. Abdul Mu’ti, M.Ed. (Keynote Speech): Menjelaskan pentingnya ekosistem pendidikan yang inklusif, berkeadilan, dan berfokus pada kebahagiaan anak sebagai pondasi utama kekuatan bangsa.
-
Direktur PAUD Kemendikdasmen RI: Memaparkan strategi nasional penguatan pendidikan anak usia dini dan pentingnya peran keluarga sebagai fondasi tumbuh kembang anak.
-
Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI): Mengangkat isu penting pencegahan kekerasan fisik, psikis, maupun kekerasan berbasis digital, serta penguatan pengawasan berbasis komunitas.
-
Perwakilan Forum Fasilitator Anak: Menyuarakan gagasan, harapan, dan aspirasi langsung dari sudut pandang anak-anak untuk mewujudkan ruang hidup yang aman dan mendukung potensi mereka.
Acara ditutup dengan komitmen bersama seluruh peserta untuk terus mengagungkan gerakan stop kekerasan terhadap anak demi melahirkan generasi emas yang berkarakter dan berkemajuan.









