PASURUAN – Majelis Pembinaan Kader (MPK) Pimpinan Daerah Aisyiyah (PDA) Kota Malang turut ambil bagian dalam momentum akbar Aisyiyah Cadre Camp Jawa Timur yang digelar pada tanggal 25–26 Juni 2026. Bertempat di kawasan sejuk Bumi Perkemahan Argo Mulia, Prigen, Pasuruan, kegiatan ini menjadi ajang strategis untuk memperkuat konsolidasi, kapasitas, dan militansi kader Aisyiyah se-Jawa Timur.
Keikutsertaan delegasi PDA Kota Malang bukan sekadar hadir, melainkan membawa semangat membawa perubahan dan berbagi inspirasi lewat berbagai agenda kreatif yang disiapkan oleh panitia wilayah.
Tim Tari “Malang Kusuma” dari PDA Kota Malang juga yang mengawali dibukanya kegiatan ACC MPK PWA Jawa Timur.
Menggali Inspirasi Lewat “Anjangsana” Best Practice

Salah satu daya tarik utama dan program yang paling dinantikan dalam Cadre Camp tahun ini adalah sesi Anjangsana. Kegiatan ini dirancang khusus sebagai ruang inklusif bagi seluruh Pimpinan Daerah untuk saling menggali, membedah, dan bertukar Best Practice (praktik baik) terkait strategi perkaderan dan pemberdayaan di tingkat Cabang hingga Ranting. Alhamdulillah MPK PDA Kota Malang mendapatkan Juara 3 dalam kegiatan ini.
“Melalui Anjangsana ini, kami bisa saling mengintip resep dapur keberhasilan daerah lain sekaligus membagikan formula perkaderan yang telah berjalan sukses di Kota Malang. Ini adalah ruang belajar yang sangat kaya,” ujar ketua MPK PDA Kota Malang, Ibu Muslima Rinasyaadah yang akrab dipanggil Bu Rina.
Dengan bertukar pengalaman, diharapkan sepulang dari camp ini, MPK PDA Kota Malang dapat mengadopsi dan memodifikasi strategi segar demi menghidupkan kembali serta memperkuat basis gerakan Aisyiyah di akar rumput.
Inovasi Kuliner: Kelezatan “Laras Tiwul” di Lomba Memasak Non-Beras
Tidak hanya tangguh dalam pemikiran dan organisasi, kontingen PDA Kota Malang juga menunjukkan taringnya di bidang ketahanan pangan dan kreativitas domestik. Dalam ajang Lomba Memasak Menu Tradisional Non-Beras, PDA Kota Malang menyajikan menu andalan yang diberi nama “Laras Tiwul”.

Menu ini berhasil mencuri perhatian juri dan peserta lain karena berhasil menyulap bahan pangan lokal tradisional menjadi hidangan yang estetis, sarat gizi, dan kaya rasa. Keikutsertaan dalam lomba ini juga menjadi bentuk kampanye nyata Aisyiyah dalam mendukung diversifikasi pangan dan mengurangi ketergantungan pada beras.
Tangguh Hadapi “Jelajah Alam”

Setelah disibukkan dengan adu ide di sesi Anjangsana dan unjuk kreativitas di meja dapur, energi para kader tidak lantas surut. Usai mencicipi kebersamaan lewat sajian kuliner tradisional, delegasi MPK PDA Kota Malang langsung merapatkan barisan dan bersiap menghadapi tantangan berikutnya: Jelajah Alam.
Kegiatan luar ruangan (outdoor) yang menyusuri lanskap asri Prigen ini bertujuan untuk melatih ketahanan fisik, kerja sama tim, sekaligus mentadaburi alam. Melalui kegiatan ini, mental kepemimpinan dan ketangguhan para kader Aisyiyah digembleng agar siap menghadapi tantangan zaman yang semakin kompleks.
Keikutsertaan MPK PDA Kota Malang dalam Aisyiyah Cadre Camp 2026 ini menegaskan komitmen mereka untuk terus mencetak kader-kader yang tidak hanya anggun dalam moral, tetapi juga unggul dalam intelektual, praktikal, dan kepedulian sosial.









